Gebyar Kemerdekaan Ahli K3 Umum Periode 21

Sejumlah kegiatan menjelang hari kemerdekaan RI mulai dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Tak ketinggalan, management LDKP ( Lembaga Diklat Kompetensi Profesi ) Gadjah Mada Yogyakarta ikut andil meramaikan moment tahunan ini. Rangkaian acara diselenggarakan, dan yang menjadi puncak acaranya ialah perlombaan tujuh belasan yang dilaksanakan pada 16 Agustus 2018 di Halaman Gadjah Mada Building 2. Lomba tujuh belasan yang sudah membudaya di Indonesia ini, sengaja diusung sebagai wujud kecintaan management kepada Negeri.

Menurut Pimpinan Management kegiatan ini menjadi jembatan untuk lebih meningkatkan kekompakan seluruh anggotanya. Selain itu, Dengan ikut berpartisipasi tentu akan meningkatkan suasana kerja yang lebih baik karena kehangatan serta keakraban telah tercipta.

Kendati demikan, acara tahunan ini juga melibatkan peserta pembinaan calon ahli K3 umum seritifkasi Kemenaker RI periode 21 dan dilaksanakan tepat dihari peserta sedang menyelesaikan laporan PKL. Namun, hal tersebut sedikitpun tidak menyurutkan semangat para peserta untuk ikut memeriahkan perlombaan. Antusiasme terlihat ketika mereka mengikuti perlombaan yang diantaranya makan kerupuk, komunikata, balap kelereng, estafet sarung, dan lain sebagainya. Lomba tujuhbelasan ini sengaja dikemas dalam bentuk kelompok dengan tujuan untuk melatih kekompakan. Dan dari setiap perlombaan akhirnya dimenangkan oleh kelompok 1.

Selain lomba tujuh belasan, kegiatan lain yang dilaksanakan ialah makan bersama yang diikuti oleh management dan peserta ahli K3 umum periode 21 di ruang Jupiter. Mengangkat tema “Berbangsa Satu” tentu seirama dengan kegiatan tersebut. Sebab pembinaan calon ahli K3 di periode ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Suasana cair dan membaur sangat terlihat ketika management dan peserta sedang makan bersama tanpa melihat latar belakang dan asal daerah.

Meskipun kegiatan menyambut kemerdekaan RI yang disajikan sederhana, akan tetapi memberikan manfaat bagi lingkungan internal maupun peserta. Rasa kekeluargaan dan saling memiliki akan tumbuh di setiap individu. Bagi management, Perusahaan Jasa K3 tidak cukup hanya menjadi penyelenggara pembinaan Ahli K3, akan tetapi bisa menjadi bagian dari keluarga para peserta. Sesuai dengan pernyataan dari pimpinan bahwasanya membangun silaturahmi dengan peserta merupakan salah satu kebaikan yang harus diciptakan pada setiap anggota. (int/)